Cerita Lucu - Humor Anak

Ditulis oleh:
Berikut ulasan mengenai Cerita Lucu - Humor Anak. Silahkan disimak!

Terpisah di Supermarket

Seorang anak berumur enam tahun yang terpisah dari ibunya berlarian di antara rak-rak sebuah supermarket yang sangat besar sambil berteriak-teriak.

Anak : "Maryati, Maryati!"
Setelah bebera lama, akhirnya dia bertemu dengan ibunya. Namun ibunya langsung marah kepada si anak.
Ibu : "Kamu seharusnya tidak boleh memanggilku dengan panggilan 'Maryati'. Tidak sopan! Aku ini ibumu tahu. Panggil Ibu!"
Anak : "Aku tahu bu." kata anaknya lirih, "Tapi lihatlah bu, seluruh supermarket ini penuh dengan ibu."
Ibu : "Ehh ???!!!"


Cicak-Cicak di Dinding

Saat pelajaran berlangsung, Andi tidak memperhatikan penjelasan guru. Si guru pun mengetahui hal tersebut dan sedikit marah.

Guru : "Andi, dari tadi kamu tidak memerhatikan Ibu. Sekarang coba kamu maju ke depan dan bernyanyi."

Karena agak takut, Andi pun maju ke depan kelas dan bernyanyi dengan pelan.

Andi : "Cicak-cicak di dinding ..."
Guru : "Kurang besar!"
Andi : "Tokek-tokek di dinding ..."
Guru : "Kurang besar!"
Andi : "Buaya-buaya di dinding ..."
Guru : "Andi! Yang Ibu maksudkan suaramu yang kurang besar, bukan binatangnya."
Andi : "Ooo ???!!!"


Nama Anak Islami

Di sebuah pasar, kerumunan ibu-ibu sedang mengobrol tentang nama anak-anaknya.

Ibu 1 : "Nama anak saya islami sekali loh bu, Nurul Jannah artinya cahaya surga."
Ibu 2 : "Nama Anakku juga islami kok!"
Ibu 1 : " Si Toni? Itu mahh kebarat-baratan atuhh ibu"
Ibu 2 : "Ehh, jangan salah bu, nama lengkapnya adalah na’uzubillahiminassayi'Toni'rojimm."
Ibu 1 : "Ealah, Dasar wong edan!"
Ibu 2 : “???!!!”


Kenapa Engkau Tanyakan Itu?

Suatu sore hari, di perkampungan indian suku apache di amerika, ada kakek dan cucunya yang tengah bercengkrama. Cuplikan pembicaraannya sebagai berikut:

Cucu : "Kek, kenapa sih kakek namanya elang putih?"
Kakek : "Oh, itu ketika kakek masih dalam kandungan, ayah kakek berhasil memanah elang putih yang sedang terbang sehingga untuk mengenangnya kakek diberi nama Si Elang Putih."
Cucu : "Terus kenapa ayah diberinama beruang hitam?"
Kakek: "Oh, itu dulu waktu ayahmu dalam kandungan kakek berhasil mengalahkan seekor beruang hitam yang sedang mengamuk sehingga untuk mengabadikan peristiwa itu ayahmu kuberi nama Si Beruang Hitam."
Cucu: "O, begitu toh kek."
Kakek : "Iya, jadi ceritanya memang begitu, tapi kenapa engkau tanyakan itu Kondombocor?"
“???!!!”


Kamu Mengaku Saja

Seorang guru sejarah memberikan pertanyaan kepada murid-muridnya:

Guru : "Anak-anak, siapa yang menulis Pancasila dan UUD 1945?"

Semua murid diam seribu bahasa. Karena hingga menjelang usai jam pelajaran belum satu murid pun menjawab, sang guru marah dan akhirnya menghukum seluruh muridnya berjemur di lapangan upacara hingga sore hari.
Salah seorang murid tersebut, sebut saja Anto, tiba di rumah dengan menangis tersedu-sedu. Ayahnya yang keheranan bertanya:

Ayah : "To, kenapa kamu? Berkelahi?"
Anto : "Bukan Pak, tapi kami dihukum jemur oleh pak Guru." Jawab si Anto.
Ayah : "Kenapa sampai dihukum?" Tanya si Ayah lagi.
Anto : "Kami tidak menjawab siapa yang menulis Pancasila dan UUD 1945, pak"
Tiba-tiba muka sang Ayah merah padam dan menampar anaknya itu sembari menghardik:
Ayah : "Kenapa tidak mengaku saja kamu yang menulisnya!"
Anto: “???!!!”


Lebih Pintar Anak TK

Suatu pagi yang cerah, Fira diajari mamanya beryanyi untuk pentas TK. Nah, waktu itu bernyanyi 'Balonku Ada Lima.' Ketika sampe di tengah-tengah Fira protes sama mamanya:

Fira : "Ma., Ma, yang ciptain lagunya bodo ya!"
Mama : "Eh, apa maksud kamu Fir?"
Fira : "Kan judulnya balonku ada lima, kok dilagunya ada enam, balon merah, kuning, kelabu, merah muda, biru dan kok bisa-bisanya ada balon hijau yang meletus?” kata Fira sambil ngeloyor pergi. Di hatinya bergumam "Orang tua kalah pinternya sama anak kecil ah."

Sementara itu mamanya bergumam “Oh iya ya! Kenapa gue nggak nyadar dari dulu. Bodo! Bodo! Bodo!"
Apakah kalian begitu juga?
“???!!!”


Nyontek

Suatu hari orangtua Amin dipanggil kepala sekolah karena Amin mencontek.

Kepsek : "Anak bapak telah menyontek pekerjaannya si Amir."
Ortu : "Anak saya tidak pernah menyontek kalau menyontek buktinya apa?"
Kepsek : "Ini soal no. 1: Siapa pahlawan dari aceh? Amir menjawab 'Cut Nyak Dien', Amin juga menjawab sama."
Ortu : :Itu kan suatu kebetulan."
Kepsek : "Tapi soal no. 2: Siapa yg membunuh Ken Arok? Amir menjawab 'Gue nggak tau' dan Amin juga menjawab 'Amir aja nggak tau, apalagi gue.'
Ortu : “???!!!”


Bocah Bolos Sekolah

Engkong : "Heh Ali, lu ngumpet sonoh."
Ali : "Lah emang kenapa kong?"
Engkong : "Lah kan tadi lu bolos, noh guru lu pulang bubaran sekolah mau lewat."
Ali : "Lah yang kudu ngumpet mah Engkong."
Engkong : "Nah kenapa jadi Engkong yang ngumpet, yang sekolah kan elu?"
Ali : "Orang Ali bolos bilangnya Engkong meninggal!"
Engkong : “Hah ???!!!”


Sekian artikel mengenai Cerita Lucu - Humor Anak.
Lihat juga:
Kumpulan Cerita Lucu Banget (Terbaru)
0 komentar "Cerita Lucu - Humor Anak", Silahkan Masukkan Komentar:
Post a Comment