Catatan - Antara Dicintai Dan Mencintai.?

Ditulis oleh: Catatan Andrean Perdana
Pilih mana antara dicintai dan mencintai.?

Pasti kalian sedikit bingung kalau ditanya hal seperti itu. Dicintai dan mencintai, keduanya sama-sama tentang cinta. Suatu perasaan yang kompleks, yang takkan bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Pada saat kita dicintai, mungkin akan membuat kita bangga. Tapi, apakah kita akan bahagia karenanya.? Dicintai memang indah dan membanggakan, namun mencintai dengan tulus justru akan lebih indah dan berharga.

Di hati kecil gue, gue lebih milih mencintai daripada dicintai. Banyak alasan kenapa gue bilang gitu. Menurut gue "mencintai" itu jauh lebih mudah daripada "dicintai". Karena dalam mencintai, diri kitalah yang memainkan peranan dan mengatur perasaan di hati kita. Kitalah yang memiliki kunci akses untuk masuk ke hati kita. Jadi cukup membuka pintu hati kita, dan berikanlah cinta kita kepada seseorang.

Tetapi "mencintai" ternyata bukan hal yang mudah loh. Bayangkan kita dituntut untuk bisa "menaklukkan" hati seseorang yang kita cintai. Berbagai usaha harus dilakukan, mulai dari memberi perhatian lebih, mengajak jalan-jalan, selalu berusaha ada untuk si dia dan lain-lain.

Kalau beruntung, maka hatinya pun akan jatuh ke tangan kita dan dia pun akan memberikan hati dan cintanya. Kalau enggak.? Mencintai memang indah, tetapi berhati-hatilah terhadap kekecewaan di belakangnya. Kalau sudah berani jatuh cinta, harus berani patah hati.

Terkadang, saat jatuh cinta kita menjadi buta terhadap kenyataan. Parahnya, kita jadi tak melihat keburukan orang yang kita cintai, juga tak memperhatikan kebaikan orang lain. Karena buat kita saat itu hanya ada dia, dia, dan dia. Padahal bisa jadi, justru orang lain itu yang lebih tulus dan benar-benar menyayangi kita.

Cinta yang tulus dapat menghancurkan kerasnya karang, apalagi hati perempuan. Karena memang pada dasarnya perempuan adalah mahkluk yang mudah tersentuh hatinya. Saat wanita dicintai, ia akan merasakan cinta itu, walaupun sebelumnya ia tak punya perasaan apa-apa tetapi lambat laun ia bisa belajar mencintai sang pria.

"Karena perempuan bisa belajar mencintai, sementara pria tidak."

Tapi cinta itu butuh balasan, apalagi untuk seorang perempuan. Sebesar apapun perasaan seorang perempuan terhadap seorang pria, kalau terus menerus dalam posisi mengejar dan terabaikan tanpa ada balasan, lambat laun akan lelah juga. Yang kemudian akan menipis dan terkikis habis tergantikan dengan cinta-cinta yang lain.

Jadi, lo pilih mana antara dicintai dan mencintai.?
Buat gue sih akan jauh lebih baik bila kita dicintai oleh orang yang juga kita cintai. :D




# Andrean Perdana #

3 komentar: